PADANG PANJANG, DINSOSSUMBAR--Dalam rangka terus meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebencanaan, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Dinsos Sumbar) melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Muda dan Madya, sejak Selasa (20/10/26) hingga Kamis (23/10/2026) mendatang.
Dalam sambutannya, Kepala Dinsos Sumbar, Drs. Syaifullah, MM menyebutkan, bahwa pada hakikatnya penanggulangan bencana terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meminimalisir dampak yang timbul jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Upaya itu di antaranya dengan terus menyiapkan personel atau petugas penanggulangan bencana yang mumpuni di tengah-tengah masyarakat.
“Peningkatan Kompetensi Tagana adalah bagian dari upaya kita memperkuat sumber daya manusia (SDM) Tagana yang siap dalam menghadapi tantangan penanggulangan bencana, baik saat sebelum, ketika, maupun setelah bencana terjadi,” ujar Syaifullah.
Syaifullah meyakini, bahwa daerah yang memiliki SDM kebencanaan yang cukup dan kompeten, akan lebih siap dalam menghadapi berbagai ancaman potensi bencana. “Oleh karena itu, Tagana adalah investasi jangka panjang dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana,” ucapnya lagi.
Sementara itu, Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Sumbar, Iskandar, S.Pd dalam laporannya menyebutkan, kegiatan peningkatan kapasitas tersebut diikuti oleh sebanyak 60 petugas perlindungan sosial dari unsur Tagana Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, yang meliputi Koordinator, Tagana Muda, serta Tagana Madya.
“Dalam kegiatan ini, kita menghadirkan narasumber yang kompeten dari bidangnya masing-masing, mulai dari kalangan pejabat lingkup Dinsos Sumbar, Dinsos Kota Padang Panjang, BMKG Padang Panjang, BPBD Sumbar, Psikolog dari UNP, serta Praktisi Tagana,” ucap Iskandar di sela kegiatan yang berlangsung di Kompleks Mifan Waterpark Kota Padang Panjang tersebut. (ist/isq)