Bimbingan Teknis Petugas Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)


16 Mei 2023 08:22:05 WIB

Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Kamis 11 Mei 2023, Melaksanakan Kegiatan Bimibingan Teknis Petugas Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan tema "Melalui Data yang Valid Kita Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Sumatera Barat".

Kegiatan dihadiri oleh pengelola dan operator DTKS Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat sebanyak 100 orang yang terdiri dari Kota Bukittinggi 6 orang, Padang Panjang 4 orang, Kab. Agam 6 orang, Kota Padang 12 orang, Pariaman 4 orang, Solok 4 orang, Payakumbuh 6 orang, Sawahlunto 6 orang, Kab. Padang Pariaman 6 orang, Kab. Solok 6 orang, Tanah Datar 6 orang, Lima Puluh Kota 6 orang, Sijunjung 3 orang, Pesisir Selatan 3 orang, Pasaman Barat 3 orang, Solok Selatan 3 orang, Dharmasraya 3 orang dan Kab. Kepulauan Mentawai 7 orang. Pada Bimtek kali ini Kab. Solok Selatan dan Kepulauan Mentawai tidak berkesempatan hadir.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan di Hotel Rocky Bukittinggi 11 - 12 Mei 2023, dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Bapak Arry Yuswandi, S. KM., M. KM, yang pada amanatnya menyampaikan bagaimana DTKS ini menjadi valid sehingga bansos yang disalurkan menjadi tepat sasaran, disamping itu Pak Arry juga meminta kepada pengelola dan operator untuk berani mengeluarkan KPM yang tidak berhak sebagai penerima manfaat, sehingga KPM yang benar-benar berhak sebagai penerima manfaat bisa masuk DTKS dan diusulkan untuk menjadi penerima manfaat. Pada kesempatan ini pak Arry juga menyinggung dampak bansos yang disaluran terhadap kemiskinan ekstrem, karena sesuai dengan amanat Inpres 4 tahun 2022, bahwa kemiskinan ekstrem di semua Daerah harus 0% pada tahun 2024, maka perlu dukungan semua pihak untuk mempercepat penanganan kemiskinan ini.

Yang menjadi narasumber pada Bimtek ini adalah Kepala Dinas Sosial Arry Yuswandi, S. KM., M. KM, Dr. Indraddin, M. Si dari Universitas Andalas, Emil Achir Kepala Dinas Dukcapil Kota Bukittinggi, Drs. Suyanto Sekretaris Dinas Sosial, Nazwir Daming dan Septian dari Pusat Data dan Informasi Kemensos RI Jakarta.

Pak Indraddin secara umum menyampaikan bahwa kemiskinan itu ada 3 kelompok, pertama kemiskinan absolut (ekstrem), kedua kemiskinan relatif dan ketiga kemiskinan situasional, pak In menyatakan bahwa kemiskinan ekstrem jelas indikatornya sementara kemiskinan relatif ini yang menjadi dilema karena untuk kemiskinan ini sebenarnya tidak miskin tapi mengaku miskin karena ada yang mereka harapkan dari Pemerintah, sedangkan kemiskinan situasional biasanya ada bencana alam.

Maka solusi yang terbaik untuk pengentasan kemiskinan ini menurut pak In adalah dengan melakukan pemberdayaan, ibaratnya pemerintah tidak memberikan ikan tapi memberikan pancing.

Pak Nazwir dan Pak Septian lebih banyak fokus teknis Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), yang dikelola oleh Pusdatin Kemensos RI, dan tambahan dari Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Fokus kepada penyandingan data DTKS dengan data P3KE tentang kemiskinan Ekstrem.

Hari Jumat 12 Mei 2023 siang Bimtek secara resmi ditutup oleh Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Ir. Yusrizal Chan, M. Kom.


Berita Terkait
  • Tidak Ada Berita Terkait